
Setiap font memiliki “suara” yang unik. Bayangkan membaca undangan pernikahan dengan font tebal ala poster konser rock pasti terasa aneh. Begitu juga sebaliknya, laporan keuangan dengan font bergaya imut tentu tidak akan terlihat profesional.
Tipografi brand yang dipilih akan mempengaruhi bagaimana audiens menilai bisnis Anda. Contohnya :
1. Sherif
Font serif memiliki garis kecil di ujung huruf. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, elegan, dan terpercaya. Banyak digunakan oleh media cetak, perusahaan hukum, hingga institusi finansial.
2. Sans Serif
Font sans serif tidak memiliki garis tambahan, sehingga tampil lebih minimalis, modern, dan ramah. Jenis ini mudah dibaca di layar digital, sehingga populer digunakan oleh startup, aplikasi, dan brand yang menargetkan generasi muda.
3. Display
Font display biasanya unik, penuh karakter, dan dirancang khusus untuk headline atau judul. Tampilannya bisa tebal, playful, elegan, atau bahkan quirky.
Karena daya tariknya sangat kuat, penggunaannya sebaiknya dibatasi agar tidak mengganggu keterbacaan.
Pahami identitas Brand
Langkah pertama adalah memahami karakter bisnis Anda. Apakah brand Anda ingin terlihat formal, ramah, kreatif, atau otoritatif? Jawaban ini akan membantu mempersempit pilihan font.
Kombinasi Primary dan Secondary Font. Hampir semua brand membutuhkan lebih dari satu font :
Misalnya, sebuah toko roti dapat memilih font playful seperti Brasika untuk logo, lalu dipadukan dengan font sederhana seperti Open Sauce Semi-Bold untuk teks isi.
Perhatikan Format Penulis
Bukan hanya jenis font, format penulisan juga berperan penting :
Contoh nyata: Ikea menggunakan huruf kapital semua untuk mempertegas posisinya sebagai raksasa retail, sementara Amazon lebih memilih gaya sederhana agar terlihat akrab dan menyenangkan.
Tips Praktis Memilih Font Brand
Contoh Penerapan Font Dalam Brand Terkenal
Contoh ini menunjukkan bahwa font bisa menjadi identitas yang melekat, sama pentingnya dengan logo atau warna brand.
Panduan memilih font adalah salah satu pilar utama dalam strategi branding. Dengan memilih font yang sesuai dengan kepribadian bisnis, memadukan primary dan secondary font dengan cermat, serta memperhatikan keterbacaan, Anda dapat menciptakan identitas visual yang kuat dan konsisten.
Untuk tips lanjutan mengenai branding dan pengembangan bisnis digital, Anda bisa membaca artikel seputar strategi online di BlogRevo.
Jika ingin mencari inspirasi kombinasi font yang bisa langsung digunakan untuk branding, silakan kunjungi artikel inspiratif “Build your brand : How to choose the right fonts” di Canva Learn menyajikan 20 kombinasi font unik yang gratis di Canva Canva.
Dengan mengikuti panduan memilih font yang tepat, brand Anda akan terlihat profesional, mudah diingat, dan memiliki kepribadian visual yang kuat di mata konsumen.
Baca Juga : Cara Memilih Font yang Tepat Untuk memperkuat Branding
Referensi : Fontfabric
Sumber Photo : Brett Jordan on Unsplash



